Skip to main content

Abadikan Foto Serta Video Lawang Sewu Harus Bayar Hingga Jutaan Rupiah?

Lawang Sewu

Beberapa waktu lalu sempat terdengar kabar bahwa ada seorang youtuber yang diminta membayar ketika mendokumentasikan foto dan video di Lawang Sewu bahkan hingga 3 juta rupiah per jam. Lalu apakah benar kabar tersebut?

Kabar yang simpang siur tersebut dijawab oleh Ilud Siregar seorang Humas PT Kereta Api Wisata bahwa masyarakat tetap bisa melakukan dokumentasi di area Lawang Sewu secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Beliau mengatakan kepada Kompas.com pada hari Selasa 17 November 2020, yaitu untuk pengambilan gambar berupa foto atau video untuk dokumentasi pribadi dengan menggunakan handphone atau monopoli diperbolehkan.

Biaya Pengambilan Foto dan Video di Lawang Sewu

Lawang Sewu

Akan dikenakan biaya sebesar Rp. 3.500.000 hanya untuk pengambilan foto dan video yang bersifat komersil seperti syuting film atau iklan. Harga tersebut merupakan harga saat ini dan belum termasuk PPN 10 persen. Ilud menambahkan bahwa aturan tersebut sudah tertera dalam SOP atau standar operasional prosedur untuk pengunjung di Lawang Sewu.

Youtuber yang mempunyai nama akun Kirandika Channel yang viral di media sosial karena pemilik akun diminta untuk membayar 3 juta rupiah per jam karena merekam video di lingkungan Lawang Sewu tersebut. Pemilik akun YouTube tersebut mengaku tidak tahu dan hanya tahu untuk bayar guide, setelah ia merekam video beberapa detik dan ditegur oleh satpam untuk diminta membayar 3 juta rupiah, ia pun langsung meminta maaf dan mengaku hanya berjalan-jalan serta berfoto saja.

Akhirnya kasus youtuber yang diminta membayar hingga 3 juta rupiah saat mengambil foto dan video di Lawang Sewu masih di evaluasi lebih lanjut, apakah hal tersebut seperti video blog di YouTube yang masuk dalam kategori komersial atau tidak.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar