Skip to main content

Fakta Unik Menyakitkan Tentang Gigi Hewan Kamu Pasti Belum Tau

Seperti halnya manusia, hewan pun juga ada yang memiliki gigi. Karena hewan memiliki pola hidup dan karakteristik yang amat beragam, masing-masing hewan pun memiliki gigi dengan bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Berikut ini adalah 5 fakta unik seputar gigi hewan.

Gigi Depan Kelinci Tidak Pernah Berhenti Tumbuh

 Karena hewan memiliki pola hidup dan karakteristik yang amat beragam Fakta Unik Menyakitkan Tentang Gigi Hewan Kamu Pasti Belum Tau
Gigi Depan Kelinci Tidak Pernah Berhenti Tumbuh via idntimes.com

Kelinci adalah hewan yang terkenal dengan telinganya yang panjang dan gigi depannya yang besar. Dengan gigi depan itulah, kelinci bisa menggeregoti tumbuhan makanannya menjadi potongan-potongan yang lebih kecil supaya lebih mudah untuk ditelan.

Kelinci sendiri memiliki 6 gigi seri di mana 4 gigi serinya terletak di rahang atas, sementara 2 gigi seri lainnya terletak di rahang bagian bawah. Selain 6 gigi seri tersebut, kelinci memiliki 22 gigi lain yang terletak di belakang gigi serinya.

Selan ketajamannya dalam memotong sayuran dan buah-buahan, gigi kelinci juga memiliki keunikan lain yang tak banyak diketahui oleh kalangan awam. Gigi seri kelinci tidak pernah berhenti tumbuh seumur hidupnya.

Setiap tahunnya, gigi kelinci panjangnya bertambah 7 hingga 12 cm. Namun karena makanan kelinci biasanya berupa tumbuhan yang bagian luarnya keras, gigi kelinci bakal terkikis setiap kali menggerogoti makanannya. Itulah sebabnya gigi kelinci tidak pernah tumbuh hingga terlalu panjang.

Namun lain halnya dengan kelinci peliharaan yang hanya diberi makan pelet khusus kelinci. Karena makanan macam itu memiliki tekstur yang lunak, gigi kelinci pun tidak terkikis sehingga giginya bisa tumbuh hingga terlampau panjang.

Jika kelinci memiliki gigi yang terlalu panjang, kelinci tidak bisa lagi makan dan akhirnya bisa mati akibat kelaparan. Supaya hal tersebut tidak sampai terjadi, kelinci peliharaan pun sesekali tetap harus diberi makanan berupa tumbuhan keras.

Gading Gajah Aslinya Adalah Gigi

 Karena hewan memiliki pola hidup dan karakteristik yang amat beragam Fakta Unik Menyakitkan Tentang Gigi Hewan Kamu Pasti Belum Tau
Gading Gajah Aslinya Adalah Gigi via fungsi.co.id

Jika bicara soal hewan yang berukuran besar, maka gajah bakal menjadi satu dari sekian banyak hewan yang bakal muncul di benak banyak orang. Hal yang wajar karena gajah memang memiliki ukuran yang besar. Bahkan spesies gajah Afrika menyandang status sebagai hewan darat terbesar di dunia. 

Gajah memiliki ciri khas berupa belalainya yang panjang dan adanya sepasang gading di kedua sisi mulutnya. Gading  memiliki bentuk memanjang dengan ujung yang runcing. Pada gajah Asia, hanya gajah jantan yang memiliki gading. Kalau pada gajah Afrika, baik jantan maupun betina sama-sama memiliki gading dengan ukuran yang berbeda.

Walaupun bentuknya terlihat berbeda dibandingkan gigi, gading gajah aslinya adalah sejenis gigi yang berukuran besar. Gading memiliki banyak fungsi bagi gajah pemiliknya. Dengan memakai gading, gajah bisa melindungi diri, merobohkan pohon, hingga mengupas kulit kayu.

Hal yang menarik adalah seperti halnya tangan manusia, gajah juga ada yang bersifat kidal. Gajah yang bersifat kidal akan lebih sering menggunakan gading kirinya dibandingkan gading kanannya.

Gading di lain pihak juga menjadi alasan mengapa gajah sekarang berada dalam situasi terancam punah. Banyak gajah yang dibunuh secara ilegal karena manusia ingin mendapatkan gading gajah dan menjualnya dengan harga mahal.

Gigi Hiu Tidak Akan Habis Meskipun Copot Hingga Ribuan Kali

 Karena hewan memiliki pola hidup dan karakteristik yang amat beragam Fakta Unik Menyakitkan Tentang Gigi Hewan Kamu Pasti Belum Tau
Gigi Hiu Tidak Akan Habis Meskipun Copot Hingga Ribuan Kali via liputan6.com

Manusia seumut hidupnya memiliki 2 macam gigi, yaitu gigi susu dan gigi tetap. Gigi susu adalah gigi yang ada pada anak-anak, sementara gigi tetap adalah gigi yang ada pada orang dewasa.

Gigi tetap memiliki ukuran yang lebih besar dan jumlah yang lebih banyak dibandingkan gigi susu. Jika gigi susu tanggal, maka gigi tersebut kemudian akan digantikan oleh gigi tetap yang muncul dari bawahnya. Namun jika gigi tetap tanggal, maka gigi tersebut tidak akan digantikan oleh gigi lainnya.

Hal serupa tidak berlaku pada hiu. Predator lautan ini memiliki gigi yang seolah tidak pernah habis. 

Hiu memiliki beberapa baris gigi pada rahangnya. Jika giginya tanggal, maka gigi pada baris belakangnya akan maju menggantikan gigi yang hilang, sementara gigi baru akan tumbuh di barisan paling belakang.

Seumur hidupnya, seekor hiu bisa menanggalkan 35.000 gigi. Seringnya hiu mengalami kasus gigi lepas tidak lepas dari perilaku makan hiu. Karena makanan hiu terdiri dari hewan-hewan laut yang lincah, hewan mangsa hiu seringkali meronta-ronta saat digigit oleh hiu.

Saat itulah, ada saja gigi hiu yang lepas akibat menancap pada daging korbannya. Namun itu bukanlah masalah bagi hiu karena ia tidak akan mengalami masalah kehabisan gigi.

Walrus Menggunakan Giginya untuk Memanjat

 Karena hewan memiliki pola hidup dan karakteristik yang amat beragam Fakta Unik Menyakitkan Tentang Gigi Hewan Kamu Pasti Belum Tau
Walrus Menggunakan Giginya untuk Memanjat via apkpure.com

Walrus adalah hewan yang badannya menyerupai singa laut, namun dengan sepasang taring panjang yang mencuat keluar dari mulutnya. Dikombinasikan dengan ukurannya yang besar, walrus pun nampak seperti hewan yang menakutkan.

Baik walrus jantan maupun betina sama-sama memiliki taring panjang. Walrus hanya dapat ditemukan di kawasan Arktik alias Kutub Utara. Taring yang dimiliki oleh walrus membantu hewan ini bertahan hidup di habitat liarnya yang terkenal dingin dan dipenuhi oleh es.

Saat walrus hendak memanjat keluar air misalnya, walrus akan menancapkan taringnya pada lapisan es yang terapung dan kemudian memanjat ke atas. Walrus juga bisa menghancurkan lapisan es terapung dari bawah dengan memakai taringnya. Lubang yang tercipta pada lapisan es kemudian bisa digunakan oleh walrus untuk bernapas tanpa harus memanjat keluar dari air.

Walrus juga bisa menggunakan taringnya sebagai senjata. Saat musim kawin tiba, walrus jantan akan menggunakan taringnya untuk menakut-nakuti saingannya. Bahkan hewan sebesar beruang kutub pun tidak akan berani macam-macam dengan walrus.

Saat walrus mencari makan di dasar laut, taring panjang walrus sekali lagi menunjukkan perannya. Makanan walrus terdiri dari hewan-hewan yang bersembunyi di dasar laut, misalnya kerang. Untuk menemukan hewan mangsanya, walrus akan mengaduk-aduk dasar laut dengan memakai taringnya. Bak manusia yang menggunakan cangkul untuk mengaduk-aduk tanah.

Hewan Terbesar di Dunia Tidak Memiliki Gigi

 Karena hewan memiliki pola hidup dan karakteristik yang amat beragam Fakta Unik Menyakitkan Tentang Gigi Hewan Kamu Pasti Belum Tau
Hewan Terbesar di Dunia Tidak Memiliki Gigi via solo.tribunnews.com

Hewan terbesar di dunia seharusnya memiliki gigi terbesar juga. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk paus biru. Pasalnya hewan yang panjangnya bisa mencapai 33 m ini tidak memiliki gigi. Sebagai gantinya, paus biru memiliki struktur bernama balin pada mulutnya.

Balin tidak sama dengan gigi karena jika gigi terbuat dari kalsium, maka balin terbuat dari zat kretin. Kretin adalah zat yang juga menjadi bahan penyusun kuku dan rambut pada manusia. Balin paus biru bentuknya panjang dan dipenuhi celah-celah kecil bak sisir.

Alasan kenapa paus biru memiliki balin alih-alih gigi adalah sebagai bentuk penyesuaian terhadap perilaku makannnya. Meskipun berukuran besar, makanan paus biru justru terdiri dari udang kecil yang bernama krill.

Krill memiliki pola hidup berkelompok. Jumlah krill yang menyusun suatu kelompok bisa mencapai ribuan hingga jutaan. Saat menampakkan diri, kawanan krill terlihat seperti awan merah raksasa yang melayang di lautan.

Paus biru memakan krill dengan cara menabrakkan dirinya ke arah kawanan krill. Saat ada sebagian krill yang masuk ke dalam mulut paus biru, paus akan langsung menutup mulutnya sehingga air laut akan tertekan keluar. 

Air laut akan keluar melalui sela-sela balin, namun krill akan tetap tertahan dalam mulut paus karena krill tidak cukup besar untuk melewati celah balin. Paus biru selanjutnya hanya perlu menelan bulat-bulat gerombolan krill yang sudah berada dalam mulutnya.


Sumber :

https://www.wonderopolis.org/wonder/why-do-rabbits-have-such-big-teeth https://www.worldwildlife.org/stories/what-is-ivory-and-why-does-it-belong-on-elephants https://theconversation.com/how-sharks-could-help-us-regrow-our-own-human-teeth-63531 https://www.athropolis.com/arctic-facts/fact-walrus-tusk.htm https://uk.whales.org/whales-dolphins/what-is-baleen/

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar