Skip to main content

Pemahaman Led Dan Cara Kerjanya

LED (Light Emitting Diode) adalah unsur elektronika yang mampu memancarkan cahaya monokromatik dikala diberikan tegangan maju. LED merupakan keluarga Dioda yang yang dibuat dari bahan semikonduktor. Warna-warna Cahaya yang dipancarkan oleh LED tergantung pada jenis bahan semikonduktor yang dipergunakannya. LED juga dapat memancarkan sinar inframerah yang tidak tampak oleh mata mirip yang sering kita jumpai pada Remote Control TV ataupun Remote Control perangkat elektronik yang lain.

Bentuk LED mirip dengan suatu bohlam (bola lampu) yang kecil dan dapat dipasangkan dengan gampang ke dalam banyak sekali perangkat elektro. Berbeda dengan Lampu Pijar, LED tidak membutuhkan pembakaran filamen sehingga tidak menyebabkan panas dalam menciptakan cahaya. Oleh sebab itu, saat ini LED (Light Emitting Diode) yang bentuknya kecil sudah banyak dipakai selaku lampu penerang dalam LCD TV yang mengubah lampu tube.



Bentuk dan Simbol LED (Light Emitting Diode)



Bentuk dan Simbol LED (Light Emitting Diode)
Sumber : https://teknikelektronika.com/

Cara Kerja LED (Light Emitting Diode)
Seperti dibilang sebelumnya, LED ialah keluarga dari Dioda yang terbuat dari Semikonduktor. Cara kerjanya pun hampir sama dengan Dioda yang mempunyai dua kutub adalah kutub Positif (P) dan Kutub Negatif (N). LED cuma akan memancarkan cahaya bila dialiri tegangan maju (bias forward) dari Anoda menuju ke Katoda.

LED berisikan suatu chip semikonduktor yang di doping sehingga membuat junction P dan N. Yang dimaksud dengan proses doping dalam semikonduktor yakni proses untuk menambahkan ketidakmurnian (impurity) pada semikonduktor yang murni sehingga menciptakan karakteristik kelistrikan yang diharapkan. Ketika LED dialiri tegangan maju atau bias forward yaitu dari Anoda (P) menuju ke Katoda (K), Kelebihan Elektron pada N-Type material akan berpindah ke daerah yang keunggulan Hole (lubang) adalah daerah yang bermuatan nyata (P-Type material). Saat Elektron bertemudengan Hole akan melepaskan photon dan memancarkan cahaya monokromatik (satu warna).


LED atau Light Emitting Diode yang memancarkan cahaya ketika dialiri tegangan maju ini juga mampu digolongkan selaku Transduser yang dapat mengganti Energi Listrik menjadi Energi Cahaya.

Cara Mengetahui Polaritas LED


Untuk mengetahui polaritas terminal Anoda (+) dan Katoda (-) pada LED. Kita mampu melihatnya secara fisik menurut gambar diatas. Ciri-ciri Terminal Anoda pada LED adalah kaki yang lebih panjang dan juga Lead Frame yang lebih kecil. Sedangkan ciri-ciri Terminal Katoda yaitu Kaki yang lebih pendek dengan Lead Frame yang besar serta terletak di sisi yang Flat.

Warna-warna LED (Light Emitting Diode)
Saat ini, LED sudah mempunyai beranekaragam warna, diantaranya seperti warna merah, kuning, biru, putih, hijau, jingga dan infra merah. Keanekaragaman Warna pada LED tersebut tergantung pada wavelength (panjang gelombang) dan senyawa semikonduktor yang dipergunakannya. Berikut ini yakni Tabel Senyawa Semikonduktor yang digunakan untuk menciptakan kombinasi warna pada LED :

Bahan SemikonduktorWavelengthWarna
Gallium Arsenide (GaAs)850-940nmInfra Merah
Gallium Arsenide Phosphide (GaAsP)630-660nmMerah
Gallium Arsenide Phosphide (GaAsP)605-620nmJingga
Gallium Arsenide Phosphide Nitride (GaAsP:N)585-595nmKuning
Aluminium Gallium Phosphide (AlGaP)550-570nmHijau
Silicon Carbide (SiC)430-505nmBiru
Gallium Indium Nitride (GaInN)450nmPutih
Tegangan Maju (Forward Bias) LED Masing-masing Warna LED (Light Emitting Diode) membutuhkan tegangan maju (Forward Bias) untuk mampu menyalakannya. Tegangan Maju untuk LED tersebut tergolong rendah sehingga memerlukan suatu Resistor untuk menghalangi Arus dan Tegangannya agar tidak merusak LED yang bersangkutan. Tegangan Maju lazimnya dilambangkan dengan tanda VF.

WarnaTegangan Maju @20mA
Infra Merah1,2V
Merah1,8V
Jingga2,0V
Kuning2,2V
Hijau3,5V
Biru3,6V
Putih4,0V
Kegunaan LED dalam Kehidupan sehari-hari
Teknologi LED memiliki berbagai keunggulan mirip tidak menjadikan panas, tahan usang, tidak mengandung bahan berbahaya mirip merkuri, dan hemat listrik serta bentuknya yang kecil ini kian popular dalam bidang teknologi pencahayaan. Berbagai produk yang memerlukan cahaya pun mengadopsi teknologi Light Emitting Diode (LED) ini. Berikut ini beberapa pengaplikasiannya LED dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Lampu Penerangan Rumah
  2. Lampu Penerangan Jalan
  3. Papan Iklan (Advertising)
  4. Backlight LCD (TV, Display Handphone, Monitor)
  5. Lampu Dekorasi Interior maupun Exterior
  6. Lampu Indikator
  7. Pemancar Infra Merah pada Remote Control (TV, AC, AV Player)
Itulah Pengertian LED dan Cara Kerjanya, agar bermanfaat.

Sumber : https://teknikelektronika.com/
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar